Minggu, 07 Oktober 2012

I CEASE NOT FROM DESIRE

I CEASE NOT FROM DESIRE


My soul is on my lips ready to fly,
But grief beats in my heart and will not cease,
Because not once, not once before I die,
Will her sweet lips give all my longing peace.

My breath is narrowed down to one long sigh
For a red mouth that burns my thoughts like fire;
When will that mouth draw near and make reply
To one whose life is straitened with desire?

Jiwaku berada di bibir siap untuk terbang,
Tapi kesedihan berdetak dalam hati dan tidak akan berhenti,
Karena tidak hanya sekali, tidak sekali sebelum aku mati,
Akankah bibir manis memberikan semua ketenangan kerinduanku.
Napasku dipersempit jadi satu helaan panjang
Untuk mulut merah yang membakar pikiranku seperti api;
Ketika mulut yang mendekat dan membuat balasan
Begitulah seseorang yang hidup dengan serba keinginan?

(AJ. Arberry, Fifty Poems of Hafiz, 1995)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar