Jumat, 20 Mei 2011

KEJANGGALAN-KEJANGGALAN PERISTIWA WTC

KEJANGGALAN-KEJANGGALAN PERISTIWA WTC


Ada rekaman video yang sangat kontroversial yang didapat dari empat sumber berbeda. “America Remembers” (CNN), “Why The Towers Fell” (BBC), “Son of Al Qaeda” (PBS) dan “The Filmmakers Commemorative Edition” (Gedeon and Jules Naudet). Rekaman ini juga diperkuat oleh rekaman independen, yaitu rekaman yang dibuat para warga New York.
Dalam rekaman yang ditayangkan CNN terlihat bahwa Pesawat Boeing 767 itu masuk dari sisi kiri dan menerjang sudut menara selatan dengan kecepatan penuh. Gambar ini sempat tampil di lusinan majalah nasional yang beredar di seluruh negara dan juga menjadi ‘dokumen wajib’ yang menghiasi film-film tentang tragedi 9/11.

Sebenarnya tragedi WTC cepat bisa di tebak kebohonganya hanya dengan melihat kamera pengawas di seberang gedung.

Kamera pengawas di sebuah pos bensin di seberang I-135, kamera pengawas di atap Hilton International Hotel dan sebuah kamera pengawas di Departemen Transportasi Virginia Department seharusnya juga merekam adegan penabrakan bangunan pemerintah di Interstate 135 itu. Namun sayangnya tak lama setelah kejadian, para agen federal keburu muncul untuk mengambil rekaman dari ketiga kamera pengawas itu.
Hingga kini isi ketiga rekaman video itu tak pernah muncul ke masyarakat.

Berikut kejaggalan-kejanggalan yang terjadi seputar WTC


1. Angin

Menurut statistik cuaca di Amerika bahwa Amerika selalu berada pada kondisi angin sekitar 4 mph.
Dengan kata lain bahwa pada saat kejadian keadaan Amerika memang hampir tidak berangin. Namun dari foto-foto yang beredar menunjukkan bahwa tiba-tiba ada angin kencang sedang terjadi.


2. Ada Wanita Super Dalam Foto
Adakah wanita yang mampu bangkit dan berjalan setelah lokasi dimana dia berdiri baru saja hangus ditabrak pesawat?

3. Bush Saja Hanya Santai

Pukul 8.45 WTC diserang. Sedangkan Bush sedang asik memberikan dongeng seekor kambing kepada anak TK hingga pukul 9.05 bahkan menyempatkan diri untuk foto bareng dengan para murid dan guru dulu.
Apa mungkin seorang presiden AS tidak panik dan batalkan seluruh acaranya begitu mendengar negaranya di serang teroris.


4. Menara bisa hilang..
Seharusnya yang namanya menara kembar WTC tidak bisa dipisahkan. Tetapi dalam foto dibawah ini, kembarannya hilang. Mungkin karena salah angle atau apa, tapi yang jelas tidak ada berita yang mengatakan David Copperfield pada saat yang bersamaan sedang melakukan aksi menghilangkan gedung. xixixi...

5. Kamera yang Bisa Meramal

Gambar dibawah memperlihatkan kamera yang sedang mengawasi menara utara.

tiba-tiba langsung zoom out seolah akan ada pesawat yang datang, dan benar saja sebuah United Airlanes penerbangan 175 datang dari arah belakang kamera langsung menuju menara selatan.


Yang anehnya lagi, logo CNN seolah sedang menutupi sesuatu dari ledakan itu. Perhatikan logo CNN ditempatkan di titik yang akan ditabrak pesawat. Sepertinya kamera sudah tahu lebih dulu target pesawat dan sedang meng-sniper target yang akan ditabrak pesawat. Untuk ukuran sebuah stasiun TV seperti CNN ini merupakan keteledoran yang ganjil.


6. Terdapat Burung Berkecepatan Tinggi

Perhatikan gambar yang dilingkari dibawah ini!


Perhatikan ledakan yang terjadi di gedung sebelah kiri, dan bedakan posisi burung dalam sepersekian detik ledakan.


Mungkinkah burung tersebut bisa bersaing dengan jet X-43A milik NASA.
ana-ana wae ?

7. Tidak Ada Bangkai Pesawat

Di Indonesia memang banyak terjadi kecelakaan pesawat, mulai dari yang jatuh di air, menabrak gunung, hingga kecelakaan akibat gagal landing atau take off tapi dari semua kecelakaan, pesawat yang menabrak gunung sekalipun (bukan gedung), pasti memiliki bangkai. Anehnya di TKP tragedi WTC, tidak ada bangkai pesawat. Pesawat seperti meledak berkeping-keping. Menurut konfirmasi dari pemerintah Amerika, itu terjadi karena panas akibat ledakan telah melelehkan bangkai pesawat. Anehnya, jika baja dan titanium yang merupakan badan pesawat saja hangus, mengapa para pembajak pesawat masih utuh untuk diketahui pelakunya. ??? sungguh suatu kebohongan yang ganjil...

8. Orang-orang Sekitar tidak Mendengar Apapun Sebelum Ledakan

Perhatikan reaksi orang dibawah ini. Dia seperti tidak mendengar apapun sebelum ledakan pesawat yang telah menabrak gedung terjadi. Perhatikan reaksinya. Dia baru melihat ke atas setelah pesawat meledak. Normalnya, kita saja sudah bisa mendengar pesawat yang terbang tinggi, tapi beda dengan yang ini. Pesawat sudah terbang sangat rendah saja tidak menarik perhatiannya.




9. Pesawat Yang Meledak Setelah Menabrak

Menurut video yang dilansir ABC News, pesawat ternyata mampu menembus gedung terlebih dahulu sebelum meledak. Perhatikan gambar dibawah ini


10. Tidak Ada Saksi Mata Pesawat
Ketika seluruh dunia sedang gempar dengan gedung WTC yang diserang pesawat, ternyata masyarakat yang tinggal di sekitar NYC mengaku tidak melihat apa-apa mengenai pesawat

11. Bukti Bahwa Ada Rudal Yang Menyerang Gedung

Ini adalah deretan foto yang membuktikkan bahwa memang ada rudal yang menyerang gedung. Ini adalah hasil zoom in 3x.


12. Rumput Yang Bersih

Mobil yang direm mendadak saja akan menimbulkan jiplakan ban, tapi tidak dengan keadaan rumput di pekarangan Pentagon, lihat betapa mulusnya keadaan rumput sekitar. Padahal baru ada pesawat yang jatuh di sana


13. Point of Impact

Perhatikan efek tabrakan pesawat. Pesawat hanya menabrak bagian depan gedung, tapi ternyata terbentuk lubang di bagian belakang gedung.




14. Baja yang Meleleh

dietemukan baja yang meleleh dengan tingkat kepasanan 500 derajat fahrenheit. Pesawat yang meledak tidak akan punya suhu sepanas ini. Dan uniknya panas itu tetap ada berminggu setelah ledakan.

Ini menandakan jika bagian dari gedung itu sengaja di hancurkan (di buktikan oleh lelehan benda tersebut) untuk menjatuhkannya secara lurus kebawah seperti yang banyak terlihat di TV.


15. Potongan yang Teratur

berikut ini adalah gambar beam-nya WTC setelah ambruk.
Dan gambar ini membuktikan jika ini semua hanya rekayasa
mana ada bangunan yang roboh (kecuali rekayasa) yang potongan beamnya serapih ini.


16. Karyawan Kompak Absen

Alasan Yang menguatkan lagi adalah lebih dari 4,000 pegawai keturunan Yahudi absen tidak masuk kerja pada hari yang naas tersebut.

Apakah masih mungkin kalau tragedi WTC bukan sebuah konspirasi untuk di halalkannya penyerangan ke irak dan afganistan ? Ini  buku sumber yang jadi rujukan : “Bohong Besar Amerika, Memutarbalikkan Seluruh Peristiwa 11 September 2001”. Karangan Thierry Mayssans, Penerbit Jalan Lurus 2003. Udah diterjemahin ke 15 bahasa.
Cuman bisa ngasih beberapa resume aja dari buku itu . Kenapa mustahil kalo seandainya Osama/Taliban yang ngeledakin WTC dan Pentagon? Inilah hal-hal ganjil yang terjadi berkenaan dgn peristiwa 9/11
- Pentagon punya beberapa level keamanan superketat lewat pesawat2 tempurnya yg selalu siaga satu di udara. Kalo ada pesawat asing yg mau nyelundup, nggak akan selamat dari pesawat tempur penjaga itu. Pernah ada pesawat Cessna sekitar taun 98-an yang diledakin di udara karena mencoba nyusup ke level 1 penjagaan udara. TAPI, bagi pesawat yg bisa memberi password militer khusus kepada pesawat tempur penjaga, akan bisa masuk level-level penjagaan. Password ini sangat rahasia dan hanya diketahui orang-orang militer khusus Amerika. Jadi kalo lolos level 1, harus masuk level 2, ngasih password dst sampe (kalo ngga salah) level12. Tapi lucunya, ketika Pentagon diledakin, si jubirnya cuman bilang “kami tidak tahu kalau ada pesawat yang menerobos Pentagon”.
- Waktu hari-H peledakan WTC, gak ada satupun karyawan Yahudi WTC yang masuk kerja. Absen semuanya. (Sumber : PR)
- Ada intel Israel yang diketahui terlibat, namun lalu beritanya ditutup-tutupi (sumber : PR)
- Ada masalah saham pada minggu-minggu terakhir sekitar 11 September. Setelah peledakan WTC, ternyata Bush senior yang memetik untung atas masalah saham-saham itu.
-  video “Analisis Teknik Sipil Tentang Peledakan WTC” yang dikemukakan seorang ahli teknik sipil AS dan jujur aja agak njelimet, tapi intinya adalah nggak mungkin Boeing saja cukup untuk meledakkan WTC sampe rata dengan tanah. Kalo hanya Boeing aja yang nabrak, kata si ahli, pasti dia hanya bisa menghancurkan sebatas apa yang dia tabrak saja atau malah Boeing-nya bakal nyangkut di dalam gedung, mustahil membuat WTC langsung rata dengan tanah. Soalnya WTC dibuat dari fondasi beton dan baja yang sangat kokoh. Siapapun pelaku peledakan WTC pastilah telah memperhitungkan dengan sangat teliti dan mendetil bagaimana bentuk bangunan WTC sampe ke dalam-dalamnya. Lalu sebelum WTC diledakin, dalam gedung telah dipasang sejumlah alat-alat canggih tak terlihat (gak tau bom atau apaan) yang kalo ketabrak moncong pesawat Boeing, alat itu akan aktif dan sebenernya alat-alat itulah yang jadi “katalis” sehingga WTC bisa sampe rata dengan tanah. Pemasangan alat ini pastinya hanya bisa dilakukan oleh orang dalam, sehingga selama sebelum 11/9 gak pernah kentara atau dicurigai siapa-siapanya.
- Seorang pilot berkebangsaan Arab Saudi yang dikatakan CIA “mati setelah mengemudikan pesawat maut” ternyata masih hidup, sehat wal afiat dan masih kerja sebagai pilot di sebuah maskapai di Arab Saudi. Dia malah kaget dan tertawa pas diberitau reporter TV kalo dirinya dibilang mati sama Amerika karena jadi pilot pesawat teroris (sumber : Liputan 6)
- Bush ketauan pernah menelepon Ariel Sharon agar jangan ke Amerika pada sekitar 11 September (sumber: Sabili, tapi kurang jelas dari mana Sabili dapet informasi ini)
- Pas pesawat Boeing nabrak WTC, otomatis semuanya hancur berkeping-keping tanpa tersisa. WTC aja gak membentuk lagi, apalagi si Boeing, dunkz? Tapi, secara ajaib, ditemukan paspor Muhammad Atta (pilot kamikaze) UTUH TANPA CACAT SEDIKITPUN di tengah2 reruntuhan WTC, yg katanya berasal dari pesawat Boeing. (Kok bisa yach? Apa ketiup angin keluar jendela pesawat??)
- CIA mengatakan menemukan dokumen yang ditulis Muhammad Atta kalo dia mau “jihad” (halahh! dongdong) dan pembukanya “Dengan nama Allah, saya, dan keluarga”. Apabila ditelusuri lebih jauh, nggak ada yang namanya muslim beneran menulis “….saya dan keluarga” setelah nama Allah. Malah dalam hukum Islam bersumpah dengan nama selain Allah (misalnya sumpah demi nyawa ibu) itu dinilai syirik, ada haditsnya. Selain itu, bahasa pada isi dokumen itu lebih cenderung gaya bahasa Amerika.
- Sebelum kejadian WTC, Osama bin Laden sempat didatangi langsung oleh orang-orang intel AS (sumber: Sabili, tapi kurang jelas dari mana Sabili dapet informasi ini)
- Rekening Osama sebenernya diblokir karena pernah meledakkan kedubes AS di Afrika (lupa negaranya apa). Pokoknya, negara ini saat itu lagi protes sama Amerika karena suatu hal. Dan sebagai salah satu aksi protesnya, kantor kedubes AS dibarbar sama Osama. Karena diblokir, ia gak mungkin punya biaya u/ membikin kiamat 11 september itu. Demikian juga Taliban yang rezimnya lagi krisis ekonomi. (Penjelasan perekonomian Osama satu bab sendiri di buku Mayssans)
- Reaksi Bush dan para pejabat AS yg dinilai janggal ketika menanggapi peledakan WTC. Bush misalnya, tampak terlalu tenang dan datar ketika di tengah konferensi pers ia diberitahu kalau WTC baru saja diledakkan. (bahkan menurut Mayssans yg ikut hadir di konf.pers itu, Bush masih sempet bercanda sama para wartawan; seolah kabar itu nggak ngaruh apa-apa ke dia). Juga para tetinggi AS yg dgn sangat hati2 menghindari kata “teror” atau “terorisme” saat ditanyai komentarnya tentang 9/11.
- Secara barbar Amerika langsung menyerang Afghanistan setelah kejadian WTC. Salah satunya mengebom dari udara “pabrik senjata para teroris”. Setelah diteliti bangunan apa “pabrik senjata” itu, ternyata hanyalah pabrik aspirin….:-p

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar